Rabu, 25 Juli 2012

Ku Tau Aku Bersalah



Sudah tak ada  lagi kah 
kata maaf untuk ku,,,,,


Sehingga tanggis ku
tiada kau perdulikan lagi,,,,


Harus dengan apa 
ku buktikan bahwa
aku tak pernah mendustai mu,,,,


Dan hanya karena nafsu
cemburu mu yang menuai benih
curiga pada ku ,,,,,


Jangan lah ke salahan ku
dahulu kau jadi kan suatu alasan
saat amarah mu tak lagi
terkendalikan,,,,,


Karena ku tau
sesungguhnya rasa mu
tak jauh sama halnya dengan diri ku,,,,,


Yang menyayangi mu dari 
sepenggal ke tulusan,,,,,


Namun ego yang berlahan
ingin memudar kan,,,,,

Gema Suara Adzan


Gema suara imsak pun berkumandang,,,
seiring suara adzan yang bersahutan,,,,,,
Ada getar rasa memicu naluri
untuk mengayun kan pada
tikar sajadah,,,,,
Guna untuk menyempurnakan
ibadah puasa,,,,,
Serta seiring butir" air doa,,,
Semoga di ampun kan
segala dosa di bulan suci
yang penuh rahmah,,,,,
Selamat menunai kan ibadah
puasa semoga di sepanjang
ibadah ini kita mampu
menahan segalanya,,,,
Amin ya robal alamin,,,,,,,,,,,

Goresan Rasa

Dalam heningnya malam,,,
daku terjaga, teringat
oleh diri mu oh kasih,,,,,

Betapa sunyinya malam ini,,,,
dan betapa hampanya
diri ini tanpa mu wahai yang
terkasih,,,,

Ku coba mengoreskan rasa
dari bilik hati seorang
wanita yang masih
mendamba mu wahai
kau satria pengukir jiwa,,,,

Ada keping rindu yang
menyayat hati ku
saat kau tak lagi
berada di samping ku,,,

Lalu ,,,,
apakah kau juga
merasa apa yang aku rasa
hingga harus tidur ku
terjaga karena mu
wahai yang tercinta,,,,

harus kemana ku telusuri
jejak mu yang semakin
menjauh pergi,,,,

Sementara aku masih
disini dalam ke hampaan yang
tak bertepi,,,,,,,

Salam santun
dari guratan hati Senandung Aksara Rintihan Jiwa

Selasa, 24 Juli 2012

Hangatnya Peluk Mu

Hangatnya Peluk Mu:
Ketika diri ini kau peluk erat, 
betapa tak ingin rasa ini berlalu 
meski pun hanya sesaat ,,,,,,, 
ku ingin tetap berada dalam  dekapan
hangat mu wahai peluruh jiwa ku,,,,,

Hangatnya Peluk Mu


Ketika diri ini kau peluk erat,betapa tak ingin rasa ini berlalu meski pun hanya sesaat ,,,,,,,


ku ingin tetap berada dalam 
dekapan hangat mu,,,,,

ku ingin slalu memandang mu
dengan rasa bahagia ku,,,,,


dan seolah engan sang waktu berlalu beranjak pergi,,,,meningal kan ke indahan bersama mu di sini ,,,,,

biar lah hanya kita yang tau
dan suara nyayian sang camar
mengalun merdu menjadi
sebuah saksi bisu ke hangatan peluk mu,,,,,

Sekeping rasa ku

Perasa'an ini
tak pernah berubah,
meski ku tau kini
kau tak sendiri lagi,,,

walau sesaat 
dulu hati ini
menaruh kecewa
atas diri mu,,,,

namun
hati nurani ku
tak sangup
membenci mu,,,,

karena ku
sayang kamu
dari ke ikhlasan
hati ku,,,,,

PENANTIAN UNTUK MU


Foto: (¯`v´¯).

Terpaku menatap
hamparan senja
di luar sana
sang pencipta sedang
menulis kan cahaya
bulir " hujan turun
tanpa ampun
mengikis semua
kenangan yg ada

masih ingat kah kau
wahai cinta
akan perempuan ini
yg slalu mencinta mu
meski kini kau tlah jauh

ingat kah engkau
saat kita bersama
dalam gumul asmara

menyusuri jalan
penuh kenangan
besendu ria berdua

namun kini kau pergi
tinggal kan berjuta kenangan yg tak mampu ku hapus

lihat lah aku di sini
masih saja di tempat ini
berharap kau akan kembali bersama pelangi

ku akan tetap
menanti mu
meski smua berakhir sia sia
mungkin aku di takdir kan menjadi pejuang penantian mu