Ketika malam
mulai beranjak sunyi,,,
Hanya serangga malam
yg lincah bernyanyi
mengalun kan irama
sepi,,,,,
Dimana ku cari
diri mu duhaikumbang
pengembara
di dermaga semu ,,,,
Daku merintih
sendu memangil
rindu tuk hadir
temani sepi ku ,,,,,
Wahai malaikat
hatie kuw ,,,,,
Datang lah daku
menunggu hadir mu,,,,
meski malam telah
memudar kan
bayang semu mu ,,,,
Aku tetap setia
dengan penantian
tanpa batas waktu,,,,
salam santun dan
assalamualaikum @--->
Berderai air mata
saat mengungkap
kan sebuah ke jujuran,,,
Ada resah menyelinap
dalam dada ,,,,
Benar kah daku yg
kau cinta ,,,,,
Sementara di sekitar
mu terdapat bunga
bunga indah yg melebïhi
diri ku kembang kaktus
di belukarnya tandus ,,,
Ah,,,,,,
galaunya hati ini ,,,
Benarkah nyata
semua ini ,,,,,
Atau hanya sekedar
khayalan indah malam
hari kala diri beranjak
pergi ke peraduan
sepi ,,,
ah,,,,,
sunguh indah
impian itu ,,,,,
hingga daku tak
jemu jemu melepas
dari bunga fikir ku,,,,
Salam santun dari Tiya,,,
Bias warna senja
telah memudar ,,,,
Berganti malam
dengan irama
rintik hujan ,,,,
Hawa dingin pun
mulai mengores
sebuah perasa'an ,,,,,
Daku yang terjeruji rindu ,,,,
Dan terbuay oleh
lamunan ,,,,,
Mengharap kelebat
bayang mu walau
hanya sesaat singgah
di antara gerimis
malam ,,,,
Duhai tambatan jiwa ,,,
Ada kah engkau di
sana memendam rasa ,,,
Seperti ku yang
slalu terlena pada
tembang malam
bersandar kan semu ,,,
Jauh mu teramat
menyiksa jiwa ,,,,
walau harus
terhimpit siksa ,,,
Ku coba untuk SETIA
salam santun,,,,,,,,
Ku rebah kan
pada malam ,,,,
Ku pandangi bintang
bintang yg bersinar
di ke jauhan,,,,
Engkau lah bintang
peluluh hati ku ,,,,
Di antara sejuta
bintang yg singah
di hati ku ,,,,,
Mencoba tersenyum
walau aku pun
tak tau apa makna
dari senyum itu ,,,,
Biar lah malam
yg menyibak misteri
semu pada jambangan
hati ku yg mulai
merindu ,,,,,,
salam santun ,,,,,,,
Sudah tak ada lagi kah
kata maaf untuk ku,,,,,
Sehingga tanggis ku
tiada kau perdulikan lagi,,,,
Harus dengan apa
ku buktikan bahwa
aku tak pernah mendustai mu,,,,
Dan hanya karena nafsu
cemburu mu yang menuai benih
curiga pada ku ,,,,,
Jangan lah ke salahan ku
dahulu kau jadi kan suatu alasan
saat amarah mu tak lagi
terkendalikan,,,,,
Karena ku tau
sesungguhnya rasa mu
tak jauh sama halnya dengan diri ku,,,,,
Yang menyayangi mu dari
sepenggal ke tulusan,,,,,
Namun ego yang berlahan
ingin memudar kan,,,,,
Gema suara imsak pun berkumandang,,,
seiring suara adzan yang bersahutan,,,,,,
Ada getar rasa memicu naluri
untuk mengayun kan pada
tikar sajadah,,,,,
Guna untuk menyempurnakan
ibadah puasa,,,,,
Serta seiring butir" air doa,,,
Semoga di ampun kan
segala dosa di bulan suci
yang penuh rahmah,,,,,
Selamat menunai kan ibadah
puasa semoga di sepanjang
ibadah ini kita mampu
menahan segalanya,,,,
Amin ya robal alamin,,,,,,,,,,,
Dalam heningnya malam,,,
daku terjaga, teringat
oleh diri mu oh kasih,,,,,
Betapa sunyinya malam ini,,,,dan betapa hampanya
diri ini tanpa mu wahai yang
terkasih,,,,
Ku coba mengoreskan rasa
dari bilik hati seorang
wanita yang masih
mendamba mu wahai
kau satria pengukir jiwa,,,,
Ada keping rindu yang
menyayat hati ku
saat kau tak lagi
berada di samping ku,,,
Lalu ,,,,
apakah kau juga
merasa apa yang aku rasa
hingga harus tidur ku
terjaga karena mu
wahai yang tercinta,,,,
harus kemana ku telusuri
jejak mu yang semakin
menjauh pergi,,,,
Sementara aku masih
disini dalam ke hampaan yang
tak bertepi,,,,,,,
Salam santun
dari guratan hati Senandung Aksara Rintihan Jiwa